Pesisir Barat — Perbaikan gedung DPRD Kabupaten Pesisir Barat yang dibiayai melalui Anggaran APBD Tahun 2025 dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah kembali menuai sorotan publik. Pasalnya, meski pekerjaan perbaikan telah dinyatakan selesai, kondisi plafon gedung kembali bolong ,Kamis, 29/01/2026.
Pantauan di lapangan di akhir bulan Januari 2026 menunjukkan, pada sejumlah titik plafon terlihat rusak dan berlubang, Kondisi tersebut memicu pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, anggaran yang bersumber dari keuangan daerah itu tidak sedikit, namun hasil perbaikan dinilai tidak bertahan lama.
Sejumlah pihak menilai, besarnya anggaran yang telah digelontorkan seharusnya sebanding dengan hasil yang didapat. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan masalah yang sama kembali terulang, meski perbaikan belum lama rampung.
“Anggarannya besar, tapi hasilnya kembali bolong. Ini patut dipertanyakan,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya
“Kalau anggarannya ratusan juta dan baru selesai di Desember 2025 ini dikerjakan, tapi kenapa plafonnya sudah bolong lagi, tentu wajar jika publik mempertanyakan kualitas pekerjaan,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Gedung DPRD yang menjadi simbol pengawasan dan pengesahan anggaran publik justru dinilai belum mampu menunjukkan hasil perbaikan yang maksimal. Sejumlah pihak mendesak agar dinas teknis terkait dan rekanan pelaksana pekerjaan memberikan penjelasan terbuka kepada publik.
Jurnalis pun mengkonfirmasi pihak sekretariat DPRD Pesisir Barat melalui Sekwan (Sekretaris Dewan) Helmy Putra mengatakan bahwa saat ini cuaca sedang buruk , " kemarin sudah ditambal lalu sekarang bolong lagi kemungkinan ini diakibatkan cuaca angin sedang buruk " ujarnya
" Saya berharap apabila ada perkerjaan selanjutnya dikemudian hari di DPRD pesisir barat seharusnya diberikan ke dinas PU bukan ke sekretariat DPRD agar hasilnya maximal " tutup Sekwan.
Uncle

