Dalam pantauan di lapangan Senin 19 Januari 2026 Pukul 12: 45 WIB ATR/BPN Tulang Bawang Turun langsung ke lokasi lahan guna mengukur tapal batas HGU (Hak Guna Usaha) PT. SIL (Swit Indo Lampung) dengan lahan gambut yang terletak di KM 26 yang di akui milik masyarakat Bakung Kecamatan Gedung Meneng Kabupaten setempat. Senin (19/01/2026).
Pengukuran di mulai dari Umbul Kepetan, dilanjukan Umbul Isempayou Bonoh dan kanal 11 berbatasan dengan Kampung Gunung Tapa KM 37. Dalam kegiatan tersebut disaksikan oleh aparat kepolisian pemerintah Tulangbawang dan aparatur kampung Bakung serta masyarakat memiliki hak lahan gambut di permasalahkan itu.
Jalaludin Koordinasi Masyarakat anak cucu Bakung Bersatu Jalaludin mengungkapkan harapannya,”Harapan kami masyarakat supaya lahan gambut tersebut harus dikembalikan lagi ke masyarakat 3 Bakung karena mengingat lahan gambut itu tidak pernah dilepaskan oleh masyarakat Bakung," Ungkap Jalaludin.
Lanjutnya kami juga berharap ke pada Pemda (Pemkab Tulang Bawang ) bisa mengambil langkah yang tepat dalam mengambil keputusan jangan merugikan sebelah pihak (Masyarakat),”Pungkasnya
Turut hadir dalam pengukuran tersebut Dirkrimum Polda Lampung Dirintel Polda Lampung Kapolres Tulang bawang Kapolsek Gedung Meneng asisten II Pemkab Tulang Bawang Kapala Kesbangpol, Camat Gedung Meneng Dan kepala Kampung Bakung Udik, Bakung Ilir, bakung Rahayu dan masyarakat aliansi Bakung bersatu.
