Sidak Dapur MBG Sudimoro Bangun Satgas MBG Temukan Ipal Tidak Sesuai Standar

Jumat 17 2026, April 17, 2026 WAT
Last Updated 2026-04-17T15:48:32Z


Tanggamus -
Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tanggamus turun lakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG Jl Susito Pekon/Desa Sudimoro Bangun Kecamatan Semaka pada Jum'at 17 April 2026.


Sidak dilakukan Satuan Kerja (Satgas)MBG terkait ramainya pemberitaan atas keluhan warga masalah air limbah dapur MBG mengalir ke saluran air hujan warga yang timbulkan bau busuk


Dalam sidak tersebut Satgas MBG Temukan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang tidak sesuai standarisasi pengunaan"diduga penyebab mengalirnya air limbah ke saluran air hujan pemukiman warga.


Saat diwawancarai Media ini Asef Kabid Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup yang sekaligus anggota Satgas MBG Kabupaten Tanggamus menuturkan, hari ini kami Satuan Kerja (Satgas) MBG melakukan peninjauan SPPG Sudimoro Bangun Kecamatan Semaka. 


Peninjauan atau sidak ini kami lakukan atas ramainya pemberitaan terkait keluhan warga tentang air limbah dapur MBG yang mengalir ke drainase menimbulkan bau tak enak dan dikhawatirkan akan mencemari lingkungan.


"kami menemukan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum sesuai spesifikasi atau belum memenuhi standarisasi untuk sarana pengolahan air limbah dapur MBG. 


Namun Kawan-Kawan SPPG telah melakukan upaya pencegahan dengan memasang instalasi saluran Pralon untuk pembuangan air limbah ,ujar Asef


Sementara Irul Ketua Badan Himpunan Pekon (BHP) mewakili Warga Pekon/Desa Sudimoro Bangun, tadi kami telah melakukan pertemuan dengan pihak SPPG dan juga pihak Kecamatan Semaka,Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, Satgas MBG untuk membahas keluhan warga 


Namun pertemuan tadi belum menemukan kesepakatan antara warga dan pihak SPPG padahal tuntutan warga hanya masalah air limbah dapur MBG yang mengalir ke drainase pemukiman warga yang menimbulkan bau busuk 


"seharusnya pihak mitra atau SPPG membangun IPAL yang sesuai standar kesehatan agar limbah air tidak menimbulkan bau busuk serta tidak mencemari lingkungan,"la kalau dengan cara itu jelas warga menolak,terangnya


"warga juga menolak pemasangan Pralon berukuran 1,5 inci karena di rencanakan Pralon akan di arahkan ke Wai Semaka itu artinya bukan solusi tapi menimbulkan persoalan baru,"kami warga tidak tahu akan di alirkan kemana air limbah dapur MBG selama SPPG beroperasi dan kami warga akan terus memantau air limbah Dapur MBG Sudimoro Bangun ini,"pungkas Ketua BHP. (Rudi)

Trending, Hukum Kriminal, Ragam, Berita Pilihan,More