Survei bersama ini dilakukan guna meninjau dan menetapkan kelayakan calon lokasi program strategis nasional, yaitu kawasan "Kampung Nelayan Merah Putih". Program ini dirancang untuk mengubah wajah perkampungan nelayan tradisional menjadi kawasan yang lebih tertata, higienis, maju, dan berdaya saing ekonomi tinggi.
Dalam keterangannya di sela-sela peninjauan, Dr. Dedy Palwadi menjelaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui KKP ini merupakan komitmen besar untuk membawa perubahan signifikan bagi para nelayan di Tulang Bawang.
Lebih lanjut, mantan pejabat pamong senior ini menambahkan bahwa program Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar perbaikan fisik atau estetika pemukiman semata. Program ini mengintegrasikan pembangunan infrastruktur perikanan yang modern—seperti perbaikan sarana tambat labuh, penyediaan fasilitas es, hingga penguatan kelembagaan usaha nelayan dan UMKM pengolahan hasil laut.
Sementara itu, perwakilan dari Tim KKP memberikan apresiasi atas respon cepat dan dukungan penuh yang ditunjukkan oleh jajaran Dinas Perikanan Tulang Bawang. Data dan kondisi riil hasil survei lapangan ini nantinya akan menjadi bahan analisis final di tingkat kementerian sebelum tahapan eksekusi program dimulai.
Masyarakat nelayan setempat menyambut baik dan menaruh harapan besar pada rencana ini. Mereka berharap program Kampung Nelayan Merah Putih dapat segera terealisasi sehingga mampu mengubah wajah kampung halaman mereka menjadi sentra perikanan yang modern sekaligus destinasi yang membanggakan di Kabupaten Tulang Bawang. (Feri)
