BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang mengawal ketat persiapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih/KNMP Tahun 2026. Komitmen itu disampaikan Kepala Dinas Perikanan Tulang Bawang Dr. Dedy Palwadi, AP., M.M., saat menghadiri Rakor Persiapan dan Percepatan Pembangunan Calon Lokasi KNMP 2026 di kantor Dinas Kelautan dan Perikanan/DKP Provinsi Lampung, Jumat 12 Juni 2026.
Rakor lintas instansi itu dihadiri perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan/KKP RI, jajaran DKP Provinsi Lampung, serta dinas teknis kabupaten/kota terkait. Agenda utama: sinkronisasi data, percepatan dokumen administrasi, dan kesiapan teknis daerah usulan lokus KNMP 2026. Turut mendampingi Kadis Perikanan, Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Tulang Bawang.
Di forum tersebut, Dr. Dedy Palwadi menyampaikan catatan kritis. Ia meminta KKP RI dan DKP Provinsi Lampung tidak mengejar target serapan anggaran dengan mengorbankan kualitas perencanaan.
“KNMP ini mega proyek untuk nelayan. Jangan sampai bangunannya megah tapi mangkrak karena perencanaannya terburu-buru. Kami minta desain teknik disusun matang, fungsional, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat pesisir Tulang Bawang,” tegas Kadis Dedy.
Pernyataan itu disambut baik KKP RI dan DKP Provinsi Lampung. Keduanya berkomitmen menjadikan masukan Pemkab Tulang Bawang sebagai dasar utama penyusunan rincian desain teknik KNMP.
Dengan pengawasan ketat dari daerah, Pemkab Tulang Bawang menargetkan pembangunan KNMP 2026 berjalan transparan, akurat, dan melahirkan sentra ekonomi baru yang tangguh di wilayah pesisir Bumi Ratu Tulang Bawang. (Fr)

